Putri Arab Saudi yang Berumur 19 Tahun Ini Dihukum Mati Karena Pacaran & Berzina

0

Saudi Arabia adalah suatu negara dimana tidak ada bioskop, teater, taman, tempat dimana pria dan wanita bisa bertemu dan bermain bersama. Bank pun disediakan yang khusus untuk wanita, restoran juga dibagi jelas antara area pria single dan area keluarga, di toko baju juga tidak boleh mengukur ukuran tubuh, karena hanya ada 1 jendela kecil untuk berkomunikasi, hanya tersedia untuk membuat baju dengan kain ukuran pas. Kebun binatang dibuka tiap senin, rabu, jumat khusus untuk wanita, dan untuk pria di hari selasa, kamis, sabtu.

Putri Arab Saudi yang Berumur 19 Tahun Ini Dihukum Mati Karena Pacaran & Berzina

 

Putri Misha’al adalah seorang putri yang gemar belajar. Suatu hari atas izin orangtuanya yang tak lain dan tak bukan adalah Raja Arab Saudi pada masa itu, Raja Khaled, Putri Misha’al pergi kuliah di Amerika. Namun tidak ada yang menyangka hal ini akan berkahir dengan kematian sang Putri.

Baca Juga Artikel lainya di :

Thanks to:Tabung Pemadam Api Murah jakarta

Tabung Pemadam Kebakaran

Thanks to: Jasa Pembuatan Website area jakarta dan Tangerang.

Isi Alat Pemadam Kebakaran

Tabung Pemadam Api

Putri Misha’al kenal dengan Mulhallal di masa kuliahnya, ia merasa Mulhallal sangat sopan, dan akhirnya mereka berpacaran.

Di liburan musim panas, keduanya pulang ke negara asal dan tetap berkencan Putri Arab Saudi yang Berumur 19 Tahun Ini Dihukum Mati Karena Pacaran & Berzina sembunyi-sembunyi. Akhirnya ketahuan dan mereka dituduh melakukan perzinahan.

Keduanya memutuskan kawin lari ke luar negri, putri menyamar seperti pria, tapi akhirnya saat pemeriksaan paspor di be cukai tertangkap, menurut hukum Islam, perzinahan termasuk dosa berat. Namun tuduhan ini baru berlaku jika ada 4 orang pria sebagai saksi dia melakukan tindakan seks, atau mengaku sendiri di depan pengadilan.

Karena putri dan Mulhallal kencan diam-diam, tidak ada saksi mata untuk tindakan seksual, maka keluarganya membujuk putri untuk tidak mengaku, dan berjanji untuk tidak bertemu dengan Mulhallal lagi, demi menghindari masalah, tapi putri menolak. Dia berteriak keras 3 kali, mengaku “Aku berzinah!” dan dihukum mati.

(Princess Misha’al bint Fahd al Saud (1958 – 1977) dancing at a party in the Women’s Palace, Jeddah, a few days before her execution

Kematian keduanya ini tidak dibeberkan ke media massa, tapi katanya salah seorang penghukum menembak kepala putri berkali-kali, dan kekasihnya dihukum pancung, peristiwa eksekusi ini mencengangkan negri Barat.Setelah kematian putri dan kekasihnya, Raja Khaled mengumumkan 2 perintah :

1. Wanita dilarang sekolah di luar negri.

2. Wanita dilarang berpergian ke luar negri tanpa ditemani keluarga laki-laki.

Kisah cinta Putri Arab Saudi yang Berumur 19 Tahun Ini Dihukum Mati Karena Pacaran & Berzina mereka diabadikan oleh Anthony Thomas menjadi sebuah film dokumentasi. Putri jatuh cinta pada rakyat biasa dan dihukum mati, tapi setelah 30 tahun, yaitu sekarang, Saudi Arabia masih tetap tertutup, kematian pasangan kekasih ini sebagai contoh bagaimana Arab Saudi tak memandang bulu ketika aturan harus ditegakkan. baca juga ; aat Sweeping Tas Siswa Ini Akhirnya Suasana Berubah Menjadi Keharuan

sahabat sekalian, dari ‘Urwah bin Zubair, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkhutbah dan menyampaikan,

أَمَّا بَعْدُ ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ النَّاسَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ ، وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمِ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ ، وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ ، لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا

“Amma ba’du: Sesungguhnya telah membinasakan umat sebelum kalian, ketika di antara orang-orang terpandang yang mencuri, mereka dibiarkan (tidak dikenakan hukuman). Namun ketika orang-orang lemah yang mencuri, mereka mewajibkan dikenakan hukuman hadd. Demi jiwa Muhammad yang berada di tangan-Nya, seandainya Fatimah puteri Muhammad mencuri, aku akan memotong tangannya.” (HR. Bukhari no. 4304 dan Muslim no. 1688).

baca artikel lainya di ;

Alat Pemadam Api

Alat Pemadam Kebakaran

Dari hadist tersebut, dapat kita ambil pelajarannya bahwa Islam adalah tegas tidak pandang bulu. Semua kedudukan manusia dihadapan hukum Allah adalah sama dan tidak ada keistimewaan kepada siapapun.

Semoga kita dapat mengambil hikmah Cerita inspiratip  dari kejadian ini.

Share.

About Author

Leave A Reply